Review Buku Diary of a Wimpy Kid Book 1 - Greg Heffley's Journal (by Jeff Kinney) - Intip Buku

Minggu, 25 Agustus 2019

Review Buku Diary of a Wimpy Kid Book 1 - Greg Heffley's Journal (by Jeff Kinney)

Being a kid can really stink. And no one knows this better than Greg Heffley, who finds himself thrust into middle school, where undersized weaklings share the hallways with kids who are taller, meaner, and already shaving. 
In Diary of a Wimpy Kid, author and illustrator, Jeff Kinney introduces us to an unlikely hero. As Greg says in his diary:
“Just don’t expect me to be all ”Dear Diary” this and “Dear Diary” that”. 
Luckily for us, what Greg Heffley says he won’t do and what he actually does are two different things.


Judul: Diary of a Wimpy Kid: Greg Heffley’s Journal
Penulis: Jeff Kinney
ISBN: 9780810993136
Penerbit: Amulet Books, Abrams
Tahun terbit: 2007
Desain cover: Chad W. Beckerman dan Jeff Kinney
Desain buku: Jeff Kinney
Halaman: 226
Bahasa: Inggris


Summary

Greg records his experiences in a middle school where he and his best friens, Rowley, undersized weaklings amid boys who need to shave twice daily, hope just to survive, but when Rowley grows more popular Greg must take drastic measures to save their friendship.


Isi Buku

Bercerita tentang keseharian Greg Heffley selama di sekolah menengah. Diceritakan dengan jujur dan polos oleh seorang bocah bernama Greg, di sebuah diary yang dibelikan ibunya. Di seri ini, bakal ditemukan istilah “Cheese Touch” yang kocak.


Kesan

  • Buku ini rapi dan menarik 
  • Gambar-gambar di buku, bikin pengalaman baca jadi ga ngebosenin
  • Font nya unik ala-ala tulisan tangan. Tapi menurutku terlalu rapi untuk anak-anak yang masih ABG. Apalagi si Greg kan cowok.
  • Tokoh Greg di sini, ga terlalu saya sukai. Padahal, dia pemeran utamanya. Ini karena dia nakal dan jahat, apalagi ke Rowley, sahabatnya sendiri. Sikapnya itu lho.. dzolim. Sempet kecewa bacanya. Tapi ya.. itu sesuai sama judul bukunya sendiri, “Wimpy Kid”. Kalau di Indonesia, hasil buku terjemahannya berjudul, “Diari si Bocah Tengil”.
  • Di awal cerita, Greg bilang dia tak akan mencurahkan isi hatinya di jurnal miliknya. Tapi saya rasa, dia malah melakukannya, dengan gaya cerita cowok tentunya. 


Direkomendasikan untuk?

Bagi yang butuh hiburan humor, buku ini layak dibaca. Namun, sayangnya buku ini tidak cocok dibaca untuk mereka yang membutuhkan asupan nilai moral. Karena.. si tokoh utamanya ini, JERK! Greg ini tipe anak egois, tak punya rasa empati, dan cuma bisa mikirin diri sendiri. Dia cerdik, tapi licik. Satu-satunya hal baik yang ada di dalam dirinya, ya kecerdikannya itu! Dia jahat! Udah gitu ga punya rasa penyesalan lagi. Tokoh yang lucu, sekaligus menyebalkan di lain sisi.


Stars




























Tidak ada komentar:

Posting Komentar