Review Novel Winter In Tokyo (Ilana Tan) - Intip Buku

Minggu, 07 Juli 2019

Review Novel Winter In Tokyo (Ilana Tan)

Ishida Keiko, blasteran Indonesia-Jepang yang tinggal di sebuah apartemen kecil dua lantai di pinggiran Tokyo mendadak kedatangan tetangga baru. Nishimura Kazuto, nama tetangga baru itu. Dia kembali ke Tokyo setelah 10 tahun lamanya tinggal di Amerika dan tidak pernah pulang ke Jepang. Alasan kepulangannya satu, untuk melupakan Yuri—sahabat, tetangga, dan wanita yang dicintainya—yang akan menikah dengan sahabatnya sendiri. Perlahan, Keiko mulai akrab dengan Kazuto. Apartemen mereka yang berhadapan, semakin mempererat hubungan keduanya.
Keduanya tidak sadar ketika cinta perlahan menelusup di hati. Keiko yang masih terbayang akan cinta pertamanya, Kitano Akira, mencoba memungkiri perasaannya. Apalagi setelah ia pada akhirnya bertemu dengan Kitano Akira yang sesungguhnya. Seolah melupakan Kazuto, Keiko terbuai dalam angannya sendiri. Kazuto di pihak lain, lebih ekspresif, mengingat pekerjaannya sebagai street photografer, ia lebih cepat menyadari perasaannya terhadap Keiko. Fokus kameranya selalu membidik sosok Keiko. Mengejar sosok Keiko, dan frustasi karena Keiko tidak pernah bisa melihatnya. Semua berjalan begitu salah.
Kemudian, Kazuto kehilangan ingatan. Meninggalkan lubang besar dalam dadanya. Ia masih bisa mengingat hingga hari sebelum kepulangannya ke Tokyo—saat ia masih di Amerika. Celakanya ia melupakan bagian terbaik kenangannya selama sebulan di Tokyo. Saat itulah Keiko menyadari bagaimana perasaannya terhadap Kazuto. Ia merasa begitu kehilangan. Dan sangat sakit hati ketika Yuri datang ke Jepang. Namun perasaan tidak bisa bohong. Kendati lupa akan kenangannya bersama Keiko, Kazuto tetap jatuh ke dalam perangkap cinta yang sama. Ia sekali lagi jatuh cinta pada Keiko. Namun, Kazuto tidak bisa berkutik ketika hubungan Keiko dengan Kitano Akira semakin intim. Semua terasa begitu salah. Bagaimana takdir bisa mempermainkan keduanya sedemikian rupa?



Judul: Winter in Tokyo
Penulis: Ilana Tan
Tanggal Terbit: 30 Oktober 2014
ISBN: 9786020310183
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
328 halaman
Dimensi : 135 mm x 200 mm




Alur cerita

Jadi di awal cerita dalam novel ini, diceritakan tentang Ishida Keiko, seorang gadis blasteran Indonesia-Jepang yang bekerja sebagai penjaga perpustakaan umum di Shinjuku.

Gadis itu tinggal di sebuah apartemen sederhana yang nyaman. Kebetulan di sebelah kamarnya masih kosong. Nah, hari itu dia diberi tahu tetangganya, Sato Haruka, kalau ada orang baru yang menempati kamar tersebut.

Namun, semenjak kedatangan pertamanya, seharian ini dia belum keluar juga dari kamarnya. Keiko yang khawatir dengan keadaannya bermaksud untuk menghampiri tetangga barunya tersebut.

Namun karena rasa ragu-ragu yang besar untuk mengetuk pintu kamar sebelahnya, Keiko hanya bisa terus-menerus menempelkan telinga kirinya ke pintu kamar si tetangga baru.

Mendadak, pintu terbuka. Keiko yang masih menempelkan telinga langsung terjatuh dan mengaduh. Dann di situlah pertemuan pertamanya dengan Nishimura Kazuto, si tetangga baru sekaligus tokoh utama kedua di dalam novel ini.

Cerita pun berlanjut tentang bagaimana hubungan Keiko dan Kazuto yang semakin dekat.

Kisah mereka pun juga ditemani oleh latar belakang Keiko yang sebenarnya masih mencari sosok Kitano Akira, cinta pertama Keiko yang ditemuinya saat masih SD.

Dan ga cuma Keiko aja yang punya latar belakang tentang kisah cinta masa lalunya. Kazuto pun juga masih memiliki sisa-sisa luka ditinggal nikah sama mantan gebetannya, Iwamoto Yuri. 

Nantinya, kedua sosok masa lalu mereka ini bakal jadi pemicu+penyelesai konflik sebagai bumbu masakan dalam hubungan Keiko dan Kazuto.





Tokoh-tokoh

Ishida Keiko

Tokoh utama dalam novel ini. Sosok yang blak-blakan, pengertian, takut gelap, kutu buku. Kerjanya di perpustakaan.

Nishimura Kazuto

Tokoh utama juga. Tetangga baru apartemen di sebelah kamar Keiko. Fotografer handal dan berbakat. Tipe-tipe cowo lembut dan menghormati cewe.

Sato Haruka

Tetangga apartemen Keiko. Orangnya baik banget. Keiko suka curhat sama dia kalau lagi ada masalah.

Sato Tomoyuki

Adiknya Haruka. Sekarang masih kuliah sebagai mahasiswa hukum. Meski bukan tokoh utama, namun Tomoyuki ini suka bantuin Kazuto dalam menghilangkan kegalauannya. Ezzeh :v

Kakek dan Nenek Osawa

Tetangga seapartemen Keiko juga, sekaligus sebagai penanggungjawab di apartemen  tersebut. Kamarnya sering jadi tempat ngumpul-ngumpul sama Keiko dkk.

Takemiya Shinzo

Pamannya Kazuto. Beliau sayang banget sama Kazuto dan sering banget bantuin dia kalau lagi butuh bantuan.

Iwamoto Yuri

Mantan gebetannya si Kazuto. Awalnya dia nyebelin sih, tapi menjelang akhir cerita, Yuri baik juga sebenernya.

Kitano Akira

Dokter. Laki-laki yang merupakan cinta pertama dalam pikiran Keiko. Dia baik, tidak jahat, tidak nikung temannya sendiri juga #ups

Ishida Naomi

Saudara kembarnya Keiko. Di sini dia sangat berperan di bagian masa-masa Keiko ketemu cinta pertamanya.





Kesan

Awal membeli tetralogi musim dari Ilana Tan, saya paling penasaran dengan Winter In Tokyo. Ini karena saya wibu, bau bawang. Ehe.. maksudnya sejak masih kecil saya udah suka hal-hal yang berbau Jepang, kayak anime dan manga gitu.

Tapi karena Winter In Tokyo merupakan seri ketiga dari keempat novel dalam tetralogi musimnya Ilana Tan, jadinya ga saya baca duluan (tapi udah saya baca+intip dikit-dikittt hehe).
Kesan pertama saya awal-awal baca novel ini seneng, karena tokoh utamanya penjaga perpustakaan dan suka baca buku. 

"Sejak kecil ia memang sangat gemar membaca buku dan impiannya adalah bekerja di perpustakaan, tempat ia bisa membaca buku sepuas hatinya, tanpa gangguan, dan tanpa mengeluarkan uang."
(Winter In Tokyo, hal. 10)


Sepemikiran dan tipe saya banget uyy :D

Saya merasa gregetan saat membaca novel ini. Karena baru aja satu konflik selesai, eh muncul lagi konflik baru yang bikin gemes. Kayak, untuk bisa jadian aja kedua tokoh utama ini susah banget nget nget nget ngett.

Tapi mungkin itulah yang jadi bagian menariknya ya, hehe..

Jalan cerita novel ini pun juga manis. Saya suka banget sama tokoh Nishimura Kazuto. Udah lembut, romantis, terus tipe yang ngeistimewain cewe, fotografer, tajir, berbakat lagi. Nah, idaman banget kan? #uhuk







Konflik

Menegangkan. Pembaca dibikin deg-degan sama Ilana Tan. Juga terus dibuat bertanya-tanya. Apakah hubungan Keiko dan Kazuto bakal berakhir seperti itu saja?

Apalagi penyelesaian konflik mengenai cinta pertama Keiko yang terpecahkan di bagian Epilog. Sungguh bener-bener ga nyangka kalau ceritanya bisa gitu wkwk..

Ga kepikiran =,=





Pesan cerita dalam novel tersampaikan?

Ya, tapi cuma satu sih, dan jujur.. tak terlalu waw. 

Jadi pesannya, kalau udah jodoh pasti ga bakal kemana. Kayak lagunya Anang dan Ashanty, jodoh pasti bertemu~





Cocok dibaca sama?

Remaja, baik yang jomblo maupun yang mantan jomblo.






Stars














Tidak ada komentar:

Posting Komentar